Terlanjur Cinta..

Itulah satu jawaban kenapa halaman ini dibuat, ketika semua hasil uji lab mengatakan sementara negatif, saya sudah terlanjur tertarik mendalami penyakit ini.

Saya memang bukan dokter bukan juga mahasiswa kedokteran, tapi Allah memeberikan kita akal untuk berpikir dan mempelajari apa yang terjadi disekitar kita.

Saya pun mencoba mengenal lebih dekat penyakit ini. Mulai melakukan pertimbangan-pertimbangan, dengan bahan study case diri sendiri dan teman sesama (ODAPUS*). Melakukan diagnosa dari sejarah rekam medik, belajar dari berbagai jurnal, serta buku diktat Ilmu Penyakit Dalam. Gejala, ciri-ciri, obat, dosis, dan semua tentangnya. Benar-benar mencintai penyakit ini.

Halaman ini sengaja saya dedikasikan untuk semua dokter-dokter saya yang sudah memberikan tenaganya dalam merawat saya. Untuk mengenang teman-teman ODAPUS yang sudah mendahului saya menghadap-Nya, juga temna-teman ODAPUS yang lain yang masih tetap berjuang, serta kamu semua yang tertarik pada Lupus. Semoga bermanfaat. ^_^

Apakah Lupus itu?
Lupus adalah penyakit “Autoimun” (kekebalan tubuh sendiri) kronik atau berkepanjangan, dimana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif disebabkan hal yang belum diketahui dan menyerang jaringan tubuh sendiri yang sehat.

Ada berapa macam bentuk Lupus?
ada 3, yaitu:
1. Cutaneus Lupus (seringkali disebut Discoid) yang mempengaruhi kulit.
2. Systemic Lupus (SLE)yang menyerang organ tubuh seperti: kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak dan syaraf.
3. Drug induced lupus (DIL), timbul setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang setelah 6 bulan. Tetapi ANA tetap positif untuk bertahun-tahun.

Apa penyebab Lupus?
Penyebab yang sebenarnya belum diketahui, tetapi terdapat faktor risiko yang dapat mempengaruhi timbulnya lupus yaitu genetik dan lingkungan

Apa yang dapat membangkitkan Lupus?
Diduga ada beberapa faktor tertentu penyebab bangkitnya atau kambuhnya lupus, antara lain: Sinar ultraviolet, obat-obatan tertentu, infeksi, beberapa antibiotik tertentu, hormon.

Apakah penyakit ini menurun?
Diduga (walaupun belum terbukti secara ilmiah) orang tua dapat mewariskan faktor tertentu kepada keturunannya sehingga mereka rentan terhadap lupus. Bukan berarti mereka pasti akan menderita lupus, hanya mereka akan lebih mudah terkena. Pada saat ini tidak terdapat tes genetik untuk meneliti apakah seseorang rentan terhadap lupus atau tidak.

Bagaimana tampak ruam / radang tersebut?
Beraneka ragam.
1. “Butterfly rash”, radang kulit pada wajah bentuknya seperti kupu-kupu mulai dari kedua belah pipi sampai ke hidung. Bisa tampak rata atau timbul. Dapat berwarna merah terang, kemerah-merahan, atau kekulit-kulitan.
2. Radang discoid, bentuknya seperti uang logam atau oval sepertii disket. Terdapat pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari, terutama daerah sekitar leher. Cenderung berwarna merah, timbul dan bersisik. Bila sembuh, bekasnya tetap terlihat. Radang ini juga dapat menyebabkan perubahan warna kulit disekitarnya menjadi lebih terang atau gelap. Juga timbul pada kulit kepala.
3. Redness, radang cutaneus yang kurang parah, bentuknya juga seperti uang logam, sangat peka cahaya dan bisa bertambah parah bila terkena sinar ultra violet. Tetapi tidak meninggalkan bekas, dan biasanya timbul di seluruh permukaan tubuh.

Dapatkah Cutaneus Lupus berkembang menjadi Systemic Lupus?
Ya, 10% kasus Cutaneus lupus berkembang menjadi systemic lupus. Tetapi ini dapat diperkirakan atau dicegah sebelumnya?

Bagaimana pengobatan Cutaneus lupus?
Pengobatan cutaneus lupus menggunakan krim atau salep >corticosteroid. Tetapi jika tidak ada reaksi, dokter biasanya menyuntik corticosteroid langsung pada radang. Jika radang terlalu tersebar luas, biasanya digunakan corticosteroid yang dapat diminum, atau dapat juga diberikan obat-obatan jenis anti malaria, seperti Plaquenil (hydroxychloroquine).Pengunaan alat-alat yang mengurangi efek sinar matahari untuk mencegah bertambah parahnya radang, sangatlah penting.

Apa artinya fotosensitifitas dan bagaimana reaksinya?
Fotosensitifitas adalah kepekaan terhadap sinar UV (ultra –violet), seperti sinar matahari atau sumber lainnya. Reaksi yang khas biasanya berupa peradangan pada kulit, tetapi juga demam, kelelahan, sakit persendian dan gejala-gejala SLE lainnya. Pada beberapa kasus , sinar matahari dapat menyebabkan gangguan ginjal.

Dokter apa yang dapat mendiagnosa SLE?
Bila semua kriteria terpenuhi sekaligus, semua ahli medis(dokter umum, spesialis penyakit dalam, dokter anak)dapat membuat diagnosa yang tepat. Tetapi, seperti sudah diketahui, seringkali gejala timbul satu persatu sehingga tidak dapat langsung didiagnosis. Dalam hal ini perlu berkonsultasi dengan rheumatologis.

Bagaimana SLE dapat didiagnosa?
Ahli-ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA (American Rheumatism Association) untuk membantu mendiagnosa SLE.
Seseorang perlu memenuhi setidak-tidaknya 4 dari 11 kriteria untuk memastikan diagnosis.
1. Ruam (bercak-bercak) diskoid
2. Ruam malar (di pipi)
3. Radang selaput dalaman, selaput paru atau jantung
4. Kelainan ginjal: protein dalam air kencing melebihi 500mg/ 24 jam
5. Radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih
6. Kelainan darah: anemia, leukopenia, trombositopenia
7. Fotosensitifitas
8. Kelainan sistem saraf:kejang atau kelainan jiwa
9. Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan
10. Kelainan immunologi (anti ds-DNA positif, anti-antibodi sm positif, atau tes terhadap sifilis palsu atau sel LE positif)
11. Kadar antibodi-antinuklir abnormal
Tes ANA biasanya digunakan sebagai screening test SLE. Diketahui, 95 % penderita SLE mempunyai hasil positif tes ANA. Oleh karena itu, bila seseorang menunjukkan gejala-gejala SLE, tetapi tes ANA-nya negatif, biasanya itu dianggap bukti yang cukup kuat bahwa lupus merupakan penyebab timbulnya gejala-gejala tersebut. Di lain pihak, bila tes ANA positif, belum berarti bahwa seseorang menderita lupus. Hasil positif itu hanya indikator, bukan diagnostik.
Keadaan seperti ini dapat ditemukan pada penyakit-penyakit lain, seperti: Rheumatoid arthritis, Sjorgen’s (show-grens) syndrome, Scleroderma, Penyakit-penyakit menular (mononucleosis, malaria, subacute bacterial endocarditis), Penyakit-penyakit autoimmune(penyakit autoimmune thyroid, penyakit autoimmune liver)

Mengapa SLE sangat sukar didiagnosa?
Ada beberapa alasan:
§ Systemic lupus adalah penyakit multi system. Sebelum penyakit jenis ini dapat didiagnosa, harus timbul gejala pada bagian-bagian tubuh dahulu. Lalu penelitian laboratorium harus mengidentifikasikan kehadiran penyakit multi system ini.
§ Penyakit ini tidak berkembang sekaligus, tetapi perlahan-lahan seiring dengan waktu. Gejalanya timbul dan hilang silih berganti,dan pada umumnya memakan waktu yang cukup lama untuk akhirnya dapat diindikasi kehadirannya. Jarak waktu tersebut berbeda-beda pada setiap kasus, kadang-kadang memakan waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
§ Systemic lupus juga terkenal dengan sebutan “Great Imitator” (peniru yang hebat) karena dapat meniru berbagai macam penyakit dan keadaannya.
§ Tidak adanya tes khusus untuk mendiagnosa Lupus. Seringkali, orang yang didapatkan positif lupus (dari tes anti nuclear antibody) ternyata tidak mengidap penyakit tersebut.

Bagaimana pasien bisa mengetahui bahwa lupusnya sedang aktif?
Bila lupus sedang kambuh, pasien bisanya dapat merasakan kembalinya gejala yang telah mereka alami sebelumnya. Tetapi kadang-kadang muncul juga gejala yang baru. Ini termasuk:demam, sakit persendian, pembengkakan persendian, cepat capai, kurang nafsu makan, rambut rontok, pedih atau borok pada lubang hidung atau mulut. Suhu tubuh diatas 38 derajat celcius, bukan karena infeksi, juga merupakan tanda-tanda.

Kapan sebaiknya pasien memberitahu dokternya?
Anda sebaiknya memberitahu dokter secepatnya bila terjadi perubahan pada gejala anda, atau bertambahnya parah lupus. Seperti misalnya:
§ Darah pada waktu buang air besar atau pada muntah.
§ Sakit perut yang parah
§ Sakit dada
§ Serangan mendadak
§ Timbul demam atau bila suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya
§ Lecet atau perdarahan pada tubuh anda
§ Perubahan mood
§ Gejala kombinasi seperti sakit kepala dengan leher kaku dan demam.
Kombinasi seperti ini dapat gawat sehingga anda perlu memperingati dokter anda secepatnya. Hal-hal lain yang mengharuskan anda berkonsultasi dengan dokter. Misalnya bila anda telah mencoba obat-obatan baru untuk beberapa saat seperti dianjurkan dokter, tetapi keadaan anda tidak menjadi lebih baik, atu bahkan malah memperburuk. Beritahu dokter anda secepatnya.

Adakah cara untuk memperlambat perkembangan lupus atau bahkan mencegahnya?
Kalau memang lupus sedang berkembang di tubuh anda, tidak ada cara untuk mencegahnya.
Tetapi anda dapat melakukan hal-hal tersebut di bawah ini:
§ Mengenali lupus sebaik mungkin, sehingga bila gejala mulai bertambah banyak, anda dapat mengenalinya dan memperingati dokter anda.
§ Banyak istirahat dan latihan kebugaran
§ Sikap makan yang seimbang
§ Menghindari cahaya matahari yang berlebihan
§ Berusaha menangani stress secara efektif
§ Mematuhi saran-saran dokter anda

Apakah lupus penyakit yang fatal?
Secara umum lupus bukanlah penyakit yang fatal.faktanya dengan pengobatan dan penelitian close follow up, 80-90 % pasien lupus dapat hidup dengan normal.

Apakah lupus dapat disembuhkan?
untuk saat ini tidak diketahui cara menyembuhkan lupus, kecuali adanya metode perawatan yang efektif.
Apa yang biasanya menjadi penyebab pasien lupus meninggal?
Kebanyakan adalah infeksi dan kegagalan ginjal.
Jika pasien lupus didiagnosa lupus anticoagulant. Apakah artinya dia menderita Systemic lupus eritematosus (SLE)?
Lupus anticoagulant dikategorikan sebagai tipe antiphospholipid yang pertama dideteksi pada penderita lupus. Baru kemudian diketahui bahwa bukan penderita lupuspun memproduksi antibody ini. Kenyataannya, 50 % dari orang yang mempunyai antiphospholipid tidak menderita lupus. Jadi bila seseorang mempunyai antibody lupus anti coagulant bukan berarti ia akan menderita SLE.
Ada sindrom yang dinamakan ‘primary antiphospholipid syndrom” (PAPS). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak menunjukkan gejala SLE tetapi memproduksi anti body antiphospholipid seperti lupus anticoagulant dan/atau antibody anti-cardiolipin dan kemudian mengalami masalah pembekuan darah, keguguran, atau thrombocytopenia (jumlah platelet rendah). Mereka yang mengalami PAPS bukan penderita lupus.

Apakah Lupus sama dengan AIDS?
Tidak. Pada AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) sistem kekebalan kurang aktif, tidak sempurna. Pada Lupus sistem kekebalan terlalu aktif memproduksi antibody yang sangat banyak. AIDS menular, sedangkan lupus tidak. Mayoritas orang yang didiagnosa dengan AIDS meninggal karena penyakit ini. Sedangkan mayoritas penderita lupus hidup sampai batas umur yang normal
Apakah pasien lupus dapat mendapat kanker?
Kemungkinan Odapus mendapat kanker sama besar seperti orang-orang lain pada umumnya. Tetapi mereka yang pernah menggunakan obat-obatan chemotherapy tertentu memang membawa resiko kanker di masa yang akan datang.

Bagaimana perawatan kanker pada pasien lupus?
Kanker dapat diobati dengan cara: operasi, penyinaran dan atau chemotherapy.
Semua penderita lupus yang pernah mengalami operasi kanker harus dipantau secara dekat oleh ahli medis dan/atau rheumatologis untuk melihat perkembangan lupus selama periode itu. Pasien yang menerima therapy steroid dan prosedur operasi, dosis steroidnya harus disesuaikan selama waktu menjelang operasi dan dikembalikan perlahan-lahan setelah operasi. Bila seseorang akan dioperasi dan masih menggunakan nonsteroidal anti-inflammatory atau aspirin, yang kedua-duanya dapat mempengaruhi proses pembekuan darah, harus menghentikan obat-obatan ini sebelum operasi untuk membatasi perdarahan.

OBAT
Obat-obatan apa saja yang dapat menyebabkan DIL?
Obat-obatan yang sudah terbukti dapat menyebabkan DIL:
§ Procainamide, nama dagang Procan atau Pronestyl, digunakan pada gangguan detak jantung.
§ Hydralazine, nama dagang Apresoline atau Apresazide, digunakan pada tekanan darah tinggi.
§ Isoniazid, nama dagang INH, untuk TBC
§ Quinidine, untuk gangguan detak jantung
§ Phenytoin, nama dagang Dilantin, untuk kejang-kejang.

Apakah penderita SLE atau cutaneus lupus sebaiknya menghindarai obat-obatan yang berhubungan dengan DIL?
Sebagian besar obat-obatan yang berhubungan dengan DIL dapat digunakan oleh penderita SLE atau cutaneus lupus, bila tidak ada alternatif lainnya.

Bagaimana cara merawat lupus?
Titik berat perawatan lupus adalah mengurangi peradangan. Ada 4 besar obat-obatan yang digunakan:
§ Obat-obatan non-steroidal anti inflammatory, seperti ibuprofen (advil & motrin), naproxen, naprosyn (aleve), clinoril, feldene, voltaren.
§ Obat-obatan corticosteroid, seperti prednison, prednisolone, medrol, deltasone, cortison, dll.
§ Obat-obatan anti malaria sangat efektif untuk persendian yang sakit, luka kulit dan borok di dalam hidung atau mulut. Obat anti malaria yang sering diberikan adalah plaquonil (hydroxichloroquine).
§ Immunosuppressants/ chemotherapy, umumnya digunakan pada mereka yang mengalami kambuh yang parah(organ tubuh terkena), atau untuk menurunkan penggunaan dosis steroid. Obat ini untuk menyetop over aktifitas sistem kekebalan dan juga membantu membatasi kerusakan yang terjadi dan mengembalikan fungsi organ. (lupus bukan sejenis cancer)
Mayoritas pasien lupus dirawat dengan menggunakan ketiga obat-obatan pertama. Digunakan sekaligus atau sendiri-sendiri. Karena reaksi tiap orang terhadap suatu obat berbeda-beda, biasanya perlu beberapa waktu untuk mengetes kecocokan atau ketidakcocokan seseorang pada obat-obatan tertentu. Seringkali para ahli mencoba secara satu persatu, melihat hasilnya sebelum mengganti dosis atau ke obat lain.

Adakah obat-obatan yang sebaiknya dihindari penderita lupus?
Tidak ada obat yang sangat tepat atau sangat tidak tepat bagi pasien SLE.
Dokter anda harus memperhatikan faktor alergi terhadap obat-obatan tertentu, dan mempelajari hubungan antara masa kambuh dan hormon estrogen atau pil KB.
Pasien terutama harus berhati-hati pada obat-obatan antibiotik sulfa(Bactrim, gantrisin, septra)sering diberikan pada orang yang mengalami gangguan infeksi pada saluran kencing, dan dapat menambah kepekaan penderita lupus terhadap sinar matahari, mengakibatkan rendahnya jumlah darah merah yang biasanya diikuti kambuhnya penyakit.

Apa yang dapat Pasien lupus lakukan jika obat penghilang rasa sakit tidak terasa efeknya lagi?
Ada yang dapat memanfaatkan panas, atau justru dingin. Lainnya merasa jika mereka bisa mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit, akan sangat membantu.

Apakah hormon dapat membuat lupus kambuh?
Tidak diketahui secara pasti. Ada beberapa pengalaman pribadi dimana lupus kambuh pada masa kehamilan, masa datang haid, penggunaan pil KB, dan therapy pergantian hormon. Diduga hormon mempunyai peranan, tetapi tidak diketahui secara pasti. Perbandingan penderita lupus antara perempuan dan laki-laki adalah 9:1, jadi peranan hormon pada sistem kekebalan tubuh kemungkinan ada.

POLA HIDUP
Hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien SLE?

§ Diet: tidak ada diet khusus untuk lupus. Sebaiknya memang pasien lupus mengikuti diet yang disarankan american heart association atau american cancer society. Keduanya berkadar lemak rendah, kadar garam rendah, dan sedikit gula halus. Selain itu keduanya seimbang karena mengandung jumlah yang cukup dari beraneka ragam jenis makanan. Jenis makanan tertentu yang mengakibatkan kambuhnya gejala lupus anda, tentu harus dihindari.
§ Vitamin: Umumnya multi-vitamin tambahan sudah cukup, tetapi konsumsi vitamin yang berlebihan dapat membahayakan dan harus dihindari. Calsium supplement untuk mencegah penipisan tulang (osteoporosis) sangat baik. Pasien yang memakai methotrexate seringkali dianjurkan untuk minum folic acid sebgai tambahan.
§ Olah-raga: berolahraga secara teratur dianjurkan pada setiap pasien lupus, khususnya bila mereka sedang sehat dan fit. Jalan kaki, berenang, bersepeda, dan olah raga aerobic lainnya sangat baik. Tetapi berhati-hatilah, hindari rasa capai yang berlebihan.
§ Kecapaian: bila lupus anda sedang aktif, anda akan sering merasa letih. Sangatlah penting mengetahui kapan tubuh anda memerlukan istirahat. Karena istirahat yang cukup sangat penting pada saat seperti itu. misalnya tidur siang, menyesuaikan kegiatan anda, dan menyusun prioritas anda. Menyesuaikan diri terhadap kondisi ini melatih anda untuk mengatur ritme kegiatan anda sehari-hari. Latihan aerobic secara teratur membantu daya tahan tubuh anda, biasanya sangat membantu jika anda sedang mengalami kelelahan. Hindari berolah raga dengan berlebihan bila anda merasa sedikit demam atau tanda-tanda penyakit yang cukup aktif lainnya.
§ Tidur:Banyak-banyak tidur. Tetapi jangan lupa bila kondisi anda sedang membaik sebaiknya anda kembali melakukan kegiatan-kegiatan seperti sebelumnya secara perlahan-lahan. Tidur siang atau tidur sebentar dapat sangat menolong. Sangat penting beristirahat yang cukup pada malam hari dan tidak terlalu sibuk pada siang hari , supaya anda tidak menjadi terlalu letih.
§ Obat-obatan: gunakan obat-obatan yang dianjurkan dokter anda. Bila terjadi efek sampingan, beritahu dokter anda. Berusahalah mengetahui kegunaan obat-obatan yang anda gunakan, sehingga anda dapat memantau hasilnya. Bila tidak beritahu dokter anda.
§ Jadwal kerja: jenis pekerjaan yang dapat dilakukan penderita lupus sangat bermacam-macam. Banyak pasien lupus yang sanggup melakukan pekerjaan full time, sedangkan ada yang harus mengurangi jadwal mereka. Malahan ada yang sama sekali tidak sanggup bekerja dan memilih mengambil pesangon .

Apakah stress mempengaruhi lupus
Tidak diketahui secara pasti. Ada beberapa pengalaman pribadi dimana lupus kambuh pada saat atau setelah periode stress. Tetapi untuk membuktikannya diperlukan penelitian ilmiah.

Bagaimana mengatasi rambut rontok yang disebabkan radang kulit kepala?
Bila hasil biopsi menunjukkan kondisi kulit kepala yang cukup parah, kemungkinan untuk mendapatkan rambut seperti sedia kala sangat kecil. Bila tidak parah, pengobatan dengan corticosteroid dan/atau obat-obatan anti malaria dapat membantu memulihkan keadaan rambut. Bila Lupus sedang tidak kambuh, biasanya rambut akan tumbuh kembali.

Bagaimana cara menutupi bekas radang pada kulit wajah?
A: Ada beberapa “covermark make-up” komersial yang tersedia, yang mungkin dapat membantu.

Bagaimana mencegah bertambahnya berat badan yang diakibatkan prednison?
Bertambahnya rasa lapar adalah efek sampingan dari therapy corticosteroid. Seringkali dengan menyadari hal ini orang dapat mengendalikan kenaikan berat badan. Bila anda menggunakan steroid atau bila dosis steroid anda dinaikkan, anda dapat merencanakan diet yang sehat dan bertahan dengan itu. inilah beberapa cara untuk mengatasi rasa lapar anda:
§ minum segelas besar jus sayur yang berkadar sodium (garam) rendah
§ makan semangkuk popcorn rebus atau yang berkadar lemak rendah
§ makan sepiring sayuran mentah dengan krim berkadar lemak rendah
§ bila memungkinkan berjalan kaki
§ minum secangkir kopi susu tanpa kafein
makanan pengganti berkadar lemak rendah dapat mengurangi jumlah kalori yang anda konsumsi dan menekan kenaikan berat badan anda. Anda juga dapat mengurangi penumpukan air dalam tubuh dengan membatasi pemakaian sodium dan atau garam. Caranya dengan menghindari makanan yang telah diproses lebih dahulu seperti sosis, bacon, fast food.
Kalaupun tidak bisa dihindari periksalah kandungan sodiumnya per porsi, jangan melebihi 140-200mg. Bila akan menyantap makanan yang telah dibekukan terlebih dahulu, jangan lebihi total 500-700 mg sodium. Pilihlah makanan yang segar karena kadar sodiumnya yang lebih rendah.

Mungkinkah Odapus mempunyai anak?
Tidak ada alasan mengapa penderita lupus tidak boleh hamil bila tidak ada organ tubuhnya sakit parah atau bila tidak menjalani therapy immunosuppressive. Tetapi harus disadari adanya resiko peningkatan aktivitas penyakit selama 3 sampai 4 minggu setelah kehamilan terjadi. Karena itu pasien lupus yang sedang hamil harus dimonitor setiap saat oleh obstetrian yang berpengalaman dengan kehamilan beresiko tinggi, dan juga oleh dokter lupus mereka. Menurut statistik, 50 % kehamilan lupus berjalan normal, 25 % akan melahirkan bayi sehat secara prematur, dan sisanya akan mengalami keguguran atau kematian dalam kandungan.
Bagaimana nasib anak penderita lupus?
Masa depan anak-anak kecil maupun dewasa penderita SLE sudah sangat membaik dibandingkan 20 tahun yang lalu. Dengan therapy modern, anak-anak sanggup mengatasinya seperti orang dewasa.

Apakah pasien lupus akan menjadi cacat dan menggunakan kursi roda?
Lupus arthritis umumnya tidak menyebabkan kecacatan pada persendian. Kadang-kadang avascular necrosis dari tulang, berhubungan dengan steroid dan lupus, mengharuskan operasi penggantian pinggul atau lutut.

Apakah pijat cukup aman bagi penderita lupus?
Ya, kalau anda merasakan manfaatnya. Kalau tidak sebaiknya dihindari.

Apakah akupunktur dapat membantu?
Banyak cerita pasien yang merasakan manfaat akupunktur. Ini juga merupakan pengobatan alternatif gejala lupus yang memerlukan penelitian lebih lanjut. Tetapi, umumnya para ahli medis tidak terlalu kagum dengan manfaat akupunktur.

Apakah ada jamu-jamuan atau vitamin yang direkomendasikan untuk pasien lupus?
Kami tidak merekomendasikan jamu-jamuan atau vitamin tertentu. Karena ini daerah yang masih perlu penelitian ilmiah lebih lanjut. Anda harus tetap berhati-hati, karena beberapa jenis jamu mempunyai kandungan yang cukup berbahaya.

Daftar Dokter Pemerhati Lupus Di Indonesia mnurut catatan YLI:

1.Banten

dr. Arnadi, Sp.PDKlinik 
Prima Husada 
0254-391688, RS Krakatau Medika(0254)-396333

Klinik Prima Husada Selasa dan Kamis
Cilegon 19.00 – 20.30

RS Krakatau Medika Selasa,Rabu, Kamis
Jl. Semang Raya 09.00 – 16.00
Cilegon Senin dan Jumat
19.00 – 21.00

2. Jakarta

dr. Abdul Muthalib Sp.PD-KH

RS. MMC Kuningan
Jl. HR. Rasuna Said Jakarta
Telepon : (021)-5203435

Senin dan Kamis (17.00 – selesai)

dr. Aru Sudoyo Sp.PD-KH

RS. Medistra
Jl. Gatot Subroto Jakarta
Telepon : (021)-5210200

Kamis (18.00 – selesai)

dr. Bambang Setyohadi, DS-PD

Ahli Reumatik

RS. Medistra (021)-5210200, RS. Pondok Indah (021)-7500157

RS. Pondok Indah Rabu (17.00 – 20.00)
Sabtu (09.00 – 12.00)
RS. Medistra
Jl. Gatot Subroto Jakarta Selasa dan Jumat
14.00 – 17.00
RS ISLAM Cempaka Putih Jakarta
Jl. Cempaka Putih Jakarta Senin – Kamis( 14.00 -17.00 )

dr. Dewata Darmawan,SpPD

RS. Pusat Pertamina (021)-7200290, RS. Bintaro Internasional ( 021)-7455500
RS. Pusat Pertamina
Jl. Kyai Maja No.43 Kby. Baru Selasa dan Jumat
Jakarta Selatan 15.00 – 17.00

RS. Bintaro Internasional Senin,Selasa,Kamis (18.00-20.00)
Tangerang Sabtu (09.00- 12.00)

dr. Djumhana Atmakusuma Sp.PD-KHOM

RS Mitra International Jatinegara
Jl. Jatinegara, Jakarta Timur

Selasa dan Kamis (19.00 – Selesai)

dr. Dody Ranuhardi Sp.PD-KHO

RS. Harum
Jl. Inspeksi Saluran Tarum Barat
Kalimalang, Jak – Tim
Telepon:. (021)-8617212

Selasa, Rabu, Sabtu (17.00 – selesai)

DR. dr. Cecilia R.Padang, MBBS FACR

Ahli Reumatik
Telepon (021)- 8307794, (021)-8313940

Pusat Reumatik Indonesia Senin, Kamis (16.00 – 19.30)
Jl. Tebet Raya No.24 Rabu (09.30 – 11.00)
Sabtu (09.30 – 11.00)

dr. Harry Isbagio Sp.PD-KR

Ahli Reumatik

Jl. Lele ,Rawamangun Senin,Selasa,Kamis dan Jumat
Jakarta Timur 19.30 – selesai

dr. Heru Sundaru Sp.PD-KAI

Ahli Alergi

RS. Agung (021)-8292237
RS. Agung Senin, Rabu dan Jumat
Jl. Sultan Agung No.67 Manggarai 17.00 – 19.00
Jakarta Selatan

Jl. Garut 22 Menteng Setiap hari kerja
Jakarta Pusat 20.00 – 21.00

dr. Irwan Lubis,Sp.PD

RS Persahabatan (021)-4891708

Griya Puspa, RS Persahabatan Kamis ( 10.00 – 12.00 )
Jl. Raya Persahabatan 20
Jakarta Timur

dr. Nanang Sukmana Sp.PD-KAI

Ahli Alergi

RS. Agung (021)-8292237
RS. Agung Selasa
Jl. Sultan Agung No.67 Manggarai 15.00 – 17.00
Jakarta Selatan Sabtu
09.00 -12.00

Jl. Serdang Timur No.14 Kemayoran Senin s/d Sabtu
Jakarta Pusat 19.00 – 20.00

dr. Teguh H. Karyadi Sp.PD KAI

Ahli Alergi

RS. Sentra Medika (021)-8743788-90, RS. Islam (021)-4244208, (021)-4250451
RS. Sentra Medika
Jl. Raya Bogor km 33 Selasa dan Kamis
Cimanggis, Depok 16.00 – 18.00

RS. Islam Selasa, Kamis (11.00 – 14.00)
Jl. Cempaka Putih Tengah No. I Jumat (14.00 – selesai )
Sabtu (17.00 – 18.00)

dr. Winarni Hudoro,Sp.PD

Telepon : ( 021)-7502029-30

Klinik Retna
Jl. RS. Fatmawati No.51 Selasa, Kamis dan Jumat
Jakarta Selatan

dr. Yoga I. Kasjmir,SpPD.KR

Ahli Reumatik

Klinik Restusasanti (021)-8727188, Klinik Era Medika (021)-77822710, RS. Cikini (021)-3149667, (021)-336961

RS. Cikini Selasa dan Kamis
Jl. Raden Saleh no.40 15.00 – 18.00
Jakarta Pusat

Klinik Era Medika
Jl. Tole Iskandar Senin, Rabu, Jumat
Ruko Sukmajaya Kav. 4-5 18.00 – selesai
Depok

Klinik Restusasanti Selasa, Kamis, Sabtu
Jl. Raya Bogor km 29,3 18.00 – selesai
dr. Zuljasri Albar, Sp.PD.KR
Ahli Reumatik

RS. Mitra International Jatinegara (021)-2800777- (021)-888-999-666
RS. Mitra International Jatinegara Selasa ( 14.00 – 15.00 )
Jl. Jatinegara , Jakarta Timur Kamis ( 18.00 – 20.00 )
Sabtu ( 09.00 – 10.00 )

dr.H. Bimanesh Sutarjo Sp.PD-KGH

Ahli Ginjal

RS. Kepolisian Pusat RS. Sukanto (021)-8093288 pes.150, (021)-8004303, RS. Medistra (021)-5210200 , RS. Makna (021)-7355786, (021)-7355803, RS. QADR (021)-5464466 , RS. Harapan Bunda ( 0251)- 8400257
RS. Kepolisian Pusat RS. Sukanto
Jl. RS. Polri Kramat Jati
Setiap hari kerja

RS. Medistra
Jl. Gatot Subroto Kav.59
Jakarta Selatan

RS. Makna
Jl. Ciledug Raya No.4 A
Jakarta

RS. QADR
Village Karawaci
Tangerang

RS. Harapan Bunda
Bogor km 22

Prof.Dr.dr Karmel L.T Sp.PD-KHO

RS PGI Cikini
Jl. Raden Saleh N0. 40
Telepon (021) 3149667, 336961

Senin, Selasa, Kamis (15.30 – 19.00)
Sabtu (09.00 – 12.00)

Prof.Dr.dr. AR. Nasution,Sp.PD,KR

Ahli Reumatik

Telepon : (021)-8307794 – (021)-8313940
Pusat Reumatik Indonesia
Jl. Tebet Raya No.24 Senin, Selasa, Kamis dan Jumat
Jakarta 15.30 – 17.00 sesuai perjanjian telepon

Prof.dr.H.Zubairi Djoerban Sp.PD-KHOM

Hematologi

(021)-3909814 , (021)-3909513
RS. Kramat 128
Jl. Kramat Raya 128
Jakarta Pusat

Senin dan Kamis (17.00 – 22.00)

RS. Bunda
Jl. Cik Ditiro Jakarta Pusat
Telepon : (021)-332005

Jumat (18.30 – 19.30)

Prof.dr.Samsuridjal Djauzi Sp.PD-KAI

Ahli Alergi

RS MMC (021) 5203435, RS. Medistra (021)-5210200
RS.MMC Kuningan Senin dan Rabu
Jl. HR. Rasuna Said Jakarta 17.00 – 19.00
Sabtu ( 15.00 – 17.00 )

RS. Medistra Selasa dan Kamis
Jl. Gatot Subroto 18.00-sesuai perjanjian telepon
Jakarta

3. Jawa Barat

dr. Erwanto, Sp.PDRS. Bina Husada

(021)-8752463-3491, RS. Islam (0251) 316822
RS. Bina Husada Selasa, Kamis, Sabtu
Cibinong 18.00 – 20.00

RS. Islam
Jl. Perdana Raya 22 Senin, Rabu, Jumat
Komp. Budi Agung, Kedung Badak 17.00 – selesai
Bogor

dr. Rachmat Gunadi, Sp.PD,KR

Ahli Reumatik
Telepon:(022)-7566844
, RS Hasan Sadikin(022)-2038986

Jl..Parakan Permai 9 Selasa dan Jumat
Soekarno –Hatta 16.00 – 19.00
Bandung

Poliklinik Konsultasi Spesialis Selasa dan Sabtu
RS Hasan Sadikin 12.00 – 14.00
Jl. Pasir Kaliki
Bandung

dr. Riardi Pramudiyo,Sp.PD,KR

Ahli Reumatik
Telepon: (022)- 6012995

Jl. Rajawali Barat no.454 Senin s/d sabtu
Bandung 17.00 – selesai

dr. Rizasjah Daud, MSc

Telepon : (0251)- 318456 – 330166

RS. Azra
Jl. Raya Pajajaran 219 Bogor

4. Jawa Tengah

dr.Bantar Suntoko, Sp.PD KR

Ahli Reumatik
Telepon : (024)- 8315920

Klinik Reumatik
Apotik Kimia Farma
Jl. Sriwijaya 118
Semarang

5. Yogyakarta

dr. Eliar Pardjono, Sp.PD, KHOM

Ahli Hematolog

RSUP Dr. Sardjito – TULIP, Kamis & Sabtu, jam 09.00 – selesai

RS Panti Rapih, hari Rabu jam 14.00 & hari Jumat jam 18.00

RS Bethesda, hari Rabu jam 12.00 & hari Jumat jam 14.00

dr. Nyoman Kertia, Sp.PD, KgH

Ahli Reumatik

6. Jawa Timur

DR.dr. Juwono Soeroso, M SC,Sp.PD,KR

Ahli Reumatik
Telepon : (031)- 8493917

Jemur Sari III no.12 Senin s/d Jumat
Surabaya 17.00 – 19.00

dr.Yuliasih, Sp.PD,KR

Ahli Reumatik
RS Mitra Keluarga Senin – Kamis
Surabaya ( 18.00 – 20.00)

Surabaya Medical Servis
Jl. Kapuas 8 Jumat ( 16.00-18.00)
Surabaya

Karah Indah II/L18 Setiap Hari ( 06.00 – 07.00)
Surabaya

Prof.DR.dr. Handono Kalim, Sp.PD KR

Malang

Prof.dr.Gina Santoso,Sp.PD,KR

Ahli Reumatik

Jl. M.H. Thamrin 25
Surabaya

Poliklinik Reumatologi “Teratai” Senin s/d Kamis
RS Dr. Sardjito 08.00 – 09.00
Yogyakarta

Dari: Berbagai sumber n penelitian

image: berbagai sumber, http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewprofile&friendID=140991470

17 Responses to “LUPUS”


  1. 1 kindy July 3, 2008 at 2:35 pm

    Waspadai Terapi steroid (bagi para ODAPUS):

    Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa beberapa penyakit berat seperti lupus, kelainan darah, dan kanker membutuhkan terapi steroid.
    Steroid adalah obat yang mengaktifkan berbagai zat di tubuh.
    Akan tetapi, terapi steroid tetap harus diwaspadai karena memiliki efek samping yang menimbulkan ketidakseimbangan pada pembentukan tulang.
    Menurut dr. Afiatin dari Poli Rematologi Penyakit Dalam, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung , usai acara Care for Lupus, Minggu ( 2/10 ), penderita lupus yang berat biasanya mendapatkan terapi steroid. Terapi ini dilakukan dalam waktu tiga bulan.
    Lewat dari jangka waktu itu, dosis steroid akan diturunkan. Dosis yang biasa diberikan pada penderita lupus adalah setengah miligram per kilogram berat badan.
    Pasien dengan terapi steroid dengan dosis demikian harus dilindungi dengan pengonsumsian kalsium agar pembentukan tulang tidak terganggu dan memicu pengeroposan tulang atau osteoporosis.
    Konsumsi kalsium normal pada orang Indonesia sekitar 300-500 miligram per hari.
    Untuk membantu agar tulang tetap padat, seseorang bisa berolahraga teratur dan sedapat mungkin mendapat sinar matahari.

    Sumber: KOMPAS, Senin, 3 Oktober 2005

  2. 2 afraafifah August 22, 2008 at 11:43 pm

    kindy…smg Allah selalu menjagamu…

  3. 3 minanube September 16, 2008 at 2:43 pm

    semangat semangat semangat semangat dan semangat he5x

    Kalo masalah lama tidaknya hidup itu udah ada yang ngatur, belum tentu yang normal-normal aza lebih lama hidupnya dari yang (maaf) sakit. yang penting tuh barokahnya, moga mbak kindy baik2 aza dan tentu aza banyak barokahnya

  4. 4 omenz October 6, 2008 at 10:45 am

    Telah menjawab pertanyaanq selama ini..

    kalau kita melakukan hal terbaik dalam hidup kita pasti semua menghasilkan buah yang terbaik juga..

    keep moving foward..

  5. 5 some one November 3, 2008 at 5:49 pm

    Sangat mengagumkan. Saya selalu berdoa supaya kamu tetap semangat, sehat dan mendapatkan apa yang kamu cita-citakan

  6. 6 Crud November 21, 2008 at 4:21 pm

    Awas kalo ciri-cirinya rambutnya berjambul, suka mengunyah permen karet…berarti itu lupus. ;>

  7. 7 cienk December 2, 2008 at 4:04 am

    Inilah Hikmah Hidup,dan artikel ini pastinya sangat bermanfat untuk semuanya,yang pasti setiap masalah pasti ada jalan,..Keren..Bagus baget ..Semoga anda diberi kesehatan,.amin.

  8. 8 mbelGedez™ January 3, 2009 at 1:33 am

    Sayah juga sempat mendalami Lupus inih, Kin…

    Khususnya sejak teman sayah se pabrik dulu mengidap gejala-gejala yang ndak wajar.

    Masalahnya, makin hari malah makin parah….

  9. 9 rei males2an January 12, 2009 at 6:28 pm

    Moga cepet sembuh mbak..perbanyak pahala ;)
    Amien…

  10. 10 kaki2mungil January 28, 2009 at 8:02 am

    hmmm …
    baru tau ak, ternyata begini to km kin. ndak kebayang ak, dulu sempat berpikir skeptis tentang km, tapi dibalik itu km ternyata merasakan hal seperti ini…

    weewwww…
    ya sudah lah, pasti ada hikmah dari semua yang terjadi, dan pasti ada arah terbaik yang telah disiapkan oleh-”NYA”

  11. 11 Rufor March 17, 2009 at 2:49 am

    Greatings,
    alkind.wordpress.com – da best. Keep it going!

    Thanks
    Rufor

  12. 13 tukangobatbersahaja May 22, 2009 at 4:29 am

    Saya tidak tahu terlalu banyak mengetahui penyakit Lupus.
    Semoga orang-orang yang kita sayangi diberi kekuatan untuk memikul ini semua dengan sabar :)

  13. 14 dipanegara May 25, 2009 at 8:27 am

    akupunktur medis adalah ilmu akupunktur yang menerapkan prinsip biomedik dalam teori dan prakteknya. Bermanfaat dalam memaksimalkan proses pengobatan suatu penyakit.Dengan penusukan titik-titik akupunktur diharapkan dapat merangsang saraf tertentu,rangsangan yang terjadi menyebabkan rangsang lokal maupun sentral. Sifat kerja akupunktur adalah membuat fungsi homeostsis tubuh/ keseimbangan tubuh,yang kurang di tambah dan yang berlebihan di kurangi. Demikian prinsip terapi akupunktur buat penyakit lupus suatu penyakit otoimun sistemik kronik yang penyebabnya tidak jelas, diduga berhubungan dengan gangguan respons imun spesifik yang ditandai dengan abnormalnya fungsi sel limfosit B dan T. Adanya otoantibodi yang berperan sebagai oto antigen menyebabkan terjadinya reaksi peradangan pada berbagai organ/sistem tubuh.Terapi akupunktur medis dapat diberikan terutama untuk meningkatkan respons immunitas yang normal sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurang rasa nyeri yang signifikan. Dari pengamatan hasil penelitian didapatkan perbaikan klinis, yang dimungkinkan oleh karena penusukan pada titik akupunktur menyebabkan perbaikan imunologi tubuh dan mempercepat hilangnya imun komplek. Tidak ada efek samping dari akupunktur, kecuali sedikit nyeri pada saat penusukkan.tks, dr Handaya Dipanegara SpAK, (Dokter Spesialis Akupunktur Medis).

  14. 15 griyakami June 15, 2009 at 7:44 am

    Hi,
    titip informasi ya..

    jika ada yang mau menyewa alat-alat medis untuk homecare (perawatan dirumah) seperti tempat tidur rumah sakit, oksigen,kursi roda, suction pump,nebuliser dll dapat melihat blog kami di

    http://www.griyakami.wordpress.com
    atau
    http://homecare.griyakami.com

    terimakasih banyak ya…

  15. 16 yudi June 17, 2009 at 9:50 am

    tetap semangat para ODapus..

    isteri saya jg ODAPUS sejak masih duduk di SMA, sempat juga anfal dan di rawat di RS.Mitra Internasional Jatinegara hampir beberapa bulan waktu itu.. alhamdulillah sampai sekarang sehat2 saja tetapi tetap hrs rutin check ke Dokter tiap bulan, dan sewaktu menikah menurut asumsi dokter susah untuk mendapatkan keturunan,..syukur alhamdulillah isteri saya melahirkan anak pertama saya dengan normal dan sehat.. sekarang anak saya sdh 1,5 thn dan isteri saya sekarang sedang mengandung anak kedua kami 5 bulan..

    tetap semangat dan selalu berdoa..

  16. 17 een August 6, 2009 at 4:20 am

    dear mbak kindi, salam kenal , bulan Juli 2009 lalu aku juga didiagnose dokter kena sakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus) , makasih banyak artikelnya ya, aku pengen kenal dan berteman sama mbak, mungkin kita bisa saling share…kunjungi blogku juga ya…makasih :)


Leave a Reply




  • Ngintip Doank Gak Kasih Comment??



    He3 emang enak di timpuk..
  • Daftarin jd blog favo kamuh..

    Add to Technorati Favorites

    Blog Stats

    • 10,541 hits
  • Wanna Chat WIth Me:

  • Yang lagi Nongkrong

    web tracker